Sejarah Terbentuknya Media Sosial /
Jejaring Sosial Instagram
Instagram adalah sebuah aplikasi berbagi foto
yang memungkinkan pengguna mengambil foto, menerapkan filter digital, dan
membagikannya ke berbagai layanan jejaring sosial, termasuk milik Instagram
sendiri. Satu fitur yang unik di Instagram adalah memotong foto menjadi bentuk
persegi, sehingga terlihat seperti hasil kamera Kodak Instamatic dan Polaroid.
Hal ini berbeda dengan rasio aspek 4:3 yang umum digunakan oleh kamera pada
peralatan bergerak.
Pada tanggal 9 April 2012, diumumkan bahwa Facebook setuju
mengambil alih Instagram dengan nilai sekitar $1 miliar.
Berdiri pada tahun 2010 perusahaan Burbn, Inc.,
merupakan sebuah teknologi startup yang hanya berfokus kepada pengembangan
aplikasi untuk telepon genggam. Pada awalnya Burbn, Inc. sendiri memiliki fokus
yang terlalu banyak di dalam HTML5 mobile, namun kedua CEO, Kevin Systrom
dan juga Mike Krieger, memutuskan untuk lebih fokus pada satu hal
saja. ![]() |
|
Kevin Systrom and Mike Krieger
|
Setelah satu minggu mereka mencoba untuk membuat sebuah ide
yang bagus, pada akhirnya mereka membuat sebuah versi pertama dari Burbn, namun
di dalamnya masih ada beberapa hal yang belum sempurna. Versi Burbn yang sudah
final, adalah aplikasi yang sudah dapat digunakan di dalam iPhone, yang dimana
isinya terlalu banyak dengan fitur-fitur. Sulit bagi Kevin Systrom dan Mike
Krieger untuk mengurangi fitur-fitur yang ada, dan memulai lagi dari awal,
namun akhirnya mereka hanya memfokuskan pada bagian foto, komentar, dan juga
kemampuan untuk menyukai sebuah foto. Itulah yang akhirnya menjadi Instagram.
Nama instagram berasal dari pengertian dari keseluruhan
fungsi aplikasi ini. Kata “insta” berasal dari kata “instan”, seperti kamera
polaroid yang pada masanya lebih dikenal dengan sebutan “foto instan”.
Instagram juga dapat menampilkan foto-foto secara instan, seperti polaroid di
dalam tampilannya. Sedangkan untuk kata “gram” berasal dari kata “telegram”,
dimana cara kerja telegram sendiri adalah untuk mengirimkan informasi kepada
orang lain dengan cepat. Sama halnya dengan Instagram yang dapat mengunggah
foto dengan menggunakan jaringan internet, sehingga informasi yang ingin
disampaikan dapat diterima dengan cepat. Oleh karena itulah Instagram berasal
dari instan-telegram.
Sistem sosial di dalam Instagram adalah dengan menjadi
mengikuti akun pengguna lainnya, atau memiliki pengikut Instagram. Dengan
demikian komunikasi antara sesama pengguna Instagram sendiri dapat terjalin
dengan memberikan tanda suka dan juga mengomentari foto-foto yang telah
diunggah oleh pengguna lainnya. Pengikut juga menjadi salah satu unsur yang
penting, dimana jumlah tanda suka dari para pengikut sangat mempengaruhi apakah
foto tersebut dapat menjadi sebuah foto yang populer atau tidak. Untuk
menemukan teman-teman yang ada di dalam Instagram. Juga dapat menggunakan
teman-teman mereka yang juga menggunakan Instagram melalui jejaring sosial
seperti Twitter dan juga Facebook.
Mengapa bisa Instagram media sosial yang
terbilang cukup baru kemudian bisa langsung tembus pasar hingga mencapai
ratusan juta pengguna akunnya??
Media sosial terpopuler
sepertinya mulai layak disandang Instagram yang
telah mempunyai 400 juta pengguna aktif. Layanan berbagi foto
milik Facebook, Instagram, dilaporkan telah memiliki lebih dari 400 juta
pengguna aktif bulanan. Angka tersebut dicapai dalam waktu kurang dari setahun
setelah aplikasi tersebut memiliki 300 juta pengguna aktif bulanan
Dalam pengumumannya, seperti dilansir GSMArena,
Kamis (24/9/2015), Instagram juga mengungkapkan bahwa lebih dari 75 persen
penggunanya berasal dari luar Amerika Serikat. Lebih dari 50 persen dari 100
juta pengguna yang bergabung dalam sembilan bulan terakhir berasal dari Eropa
dan Asia. “Negara-negara yang menyumbang jumlah Instagrammers terbanyak antara
lain Brazil, Jepang dan Indonesia,” kata Instagram. Layanan milik Facebook
lainnya, WhatsApp baru-baru ini juga mengumumkan telah melebihi 900 juta
pengguna aktif bulanan.
Instagram
kini telah menjadi salah satu aplikasi paling diminati oleh para pengguna iOS
dan Android. Instagram adalah aplikasi gratis untuk berbagi foto yang memungkinkan
penggunanya untuk mengambil foto dan selanjutnya berbagi pada layanan
jejaringan sosial. Kemudahan yang ditawarkan dari mulai mengambil gambar,
mengedit, dan mengunggahnya ke Instagram, Facebook, maupun Twitter menjadi daya
tarik tersendiri.Instagram di Indonesia mulai dikenal di tahun 2011. Nama
Instagram berasal dari kata “insta” yang berasal dari kata “instan”, sedangkan
kata “gram” berasal dari kata “telegram”. Pada awalnya telegram hanya bisa
diakses di sistem operasi iOS, namun karena perkembangannya yang semakin pesat
Instagram hadir juga di sistem Android. Aplikasi ini dapat diunduh melalui Apple
App Store dan Google Play.
Dengan
ramainya geliat Instagram maka semakin menguatkan posisi Instagram sebagai
salah satu aplikasi yang paling banyak diminati. Belum genap satu tahun
semenjak peluncurannya pada Agustus 2011 yang lalu, tercatat sebanyak 150 juta
foto telah diunggah ke Instagram. Kini jumlah pengguna aplikasi ini sudah
menembus angka 150 juta. Ini terbukti peminat Instagram sangatlah tinggi. Saat
kata-kata tidak bisa menggambarkan sesutu maka dengan sebuah foto kita dapat
berbagi dan bercerita.
Dalam
instagram ada beberapa fitur yang menarik seperti follower, mengunggah foto,
efek foto, judul foto, arroba dan masih banyak lain. Melalui fitur-fitur inilah
Instagram banyak diminati semua kalangan tanpa terkecuali artis dan bahkan para
pemilik online shop. Kepopuleran facebook dan twitter dikuti pula oleh
instagram. Seperti layaknya facebook dan twiter yang memiliki status untuk
menunjukakan eksistensinya, maka intagram melalui postingan foto-foto. Inilah
yang mambuat instagram cepat mendapat tempat dikalangan masyarakat. Dapat
menceritakan sesuatu hanya dari sebuah gambar. Pengguna lebih ekspresif untuk
menunjukan sesuatu Instagram adalah tempat dimana kumpulan foto lah yang
berbicara. Fenomena inilah yang banyak dipakai beberapa pengguna Instagram
untuk membagikan foto tentang kegitannya yang memiliki makna tersendiri ataupun
menyampaikan sebuah informasi kepada para folowersnya.
Kemudian
memudahkan juga usaha online shop untuk lebih bisa menyebarkan barang jualannya
kepada orang lain hanya dengan mengendorse barang tersebut kepada orang yang
menarik atau membeli barang toko online shop tersebut sebelumnya. Sehingga orang
lain dapat melihat dengan mudah barang-barang toko tersebut.
Meski Mampu Saingi FB, Instagram Ini Diperkirakan Tak Akan Berumur Panjang, Mengapa ?
Instagram
Duduki Posisi Kedua Setelah Facebook, Namun dapatkah instagram pertahankan
Posisinya?? Banyaknya jejaring sosial yang beraneka macam
membuat persaingan media sosial semakin marak. Namun samapi saat ini facebook
masih tetap menjadi yang terbesar didunia yang banyak diminati publik.
Jika sebelumnya posisi kedua setelah FB ditempati
oleh Twitter, namun kali ini posisi kedua ditempati oleh Instagram.
Ya… meski terbilang baru namun akun ini telah berhasil menggeser posisi twitter
dari tempatnya sebagai media sosial kedua terbesar setelah facebook.
Dari
pertengahan tahun saja sudah dapat dilihat, jika Instagram mampu mengalahkan
Twitter dengan meraup angka sebesar 400 juta untuk penggunanya. Sedangan
Twitter masih kalah dan hanya mampu meraup angka 316 juta untuk penggunanya.
Kemungkinanya Instagram
lebih hits dikalangan publik lantaran banyak konsumen yang lebih suka
memamerkan moment mereka dari pada hanya sekedar membuat status. Jika Instagram
memang booming, lalu kenapa Instagram diramalkan akan berumur pendek ?.
Sejak
tahun 2012 memang telah beredar kabar jika Instagram telah dibeli oleh Facebook.
Hal ini dikarenakan masa depan Instagram yang diprediksi tidak akan bertahan
lama. Itulah mengapa CEO FB dan juga Kevin Systrom kepala Instagram berusaha
agar FB harus membuat peran yang dapat membuat Instagram lebih
populer.
Medsos lain yang dikhawatirkan akan menjadi pesaing dari Instagram
dan juga facebook adalah media soial yang bernama ‘Snapchat’. Dimana Snapchat
ini nantinya akan membuat banyak orang semakin mudah utnuk membagikan gambar
dan juga video. Terlebih mereka juga dapat menambahkan foto set yang biasa
dikenal dengan ‘stories’.
Dilansir
dari Cheat Sheet, nantinya gabar postingan Snapchat dapat diatur
berapa lama gambar tersebut tampil hingga mencapai batas waktu habis dan
dihapus secara otomatis. Itulah alasan mengapa Instagram akan dikalahkan oleh
Snapchat ini.
Selain Snapchat yang menjadi alasan utama dalam
persaingan Instagram,
alasan lain yang akan membuat Instagram punah adalah banyaknya jaringan sosial
yang muncul sehingga kebanyakan orang hanya memungkinkan menggunakan 5 akun
media sosial saja dan mau tidak mau harus ada yang punah karena tidak terpakai.


No comments:
Post a Comment